Minggu, 15 September 2013

CORONARY HEART DISEASE ( The risk of heart disease is higher in people who had low birthweight )


In coronary heart disease the walls of the arteries supplying blood to the muscle of his heart become hardened, and the channels within them narrowed by deposits of fats. The risk of heart disease is higher in people who had low birthweight. Risk falls progressively across the range of birth weights. People who weighed 7-pound at birth are at lower risk than those who weighed 6-pounds. People who were 9-pound babies are at lower risk than those who were 8 pounds. Studies in the US, in other European countries and in India have confirmed the first observation of the link between heart disease and birthweight, which was made in the UK. It is not babies who were small because they were born prematurely who are at increased risk of later heart disease, but babies who were small because they grew slowly.
Until recently it was thought that the heart was never sacrificed during life in the womb. Like the brain it is essential for survival and is protected, though there must come a point beyond which protection is no longer possible. In the womb, as the heart pumps blood through the blood vessels in the placenta the pressures against which it has to work shape the thickness of its muscular walls and the size of its chambers for life. The mother’s nutrition shapes the placenta; and the placenta shapes the baby’s heart.
At birth the heart is almost complete; its muscle cells are mostly mature and it needs only to enlarge as the body grows. Before birth it is sensitive to the environment. If it is undernourished it can speed up its maturation, perhaps in preparation for an early birth. This, however, leaves it with a smaller number of muscle cells, a diminished reserve for repair in later life. Another response, discovered only recently, is for the heart to slow its growth. But this too limits its reserve. Many babies are born with hearts that will be vulnerable to disease in later life.
Cholesterol is important because the body uses it to build the walls that enclose its cells. Most of the cholesterol in the body is not eaten in food but is made in the liver which controls how much cholesterol there is in the blood. A tape measure placed around the stomach of a newborn baby measures the size of its liver because, until it begins to feed, its intestines are mostly empty. There are large differences in the girth of the stomachs of newborn babies. This reflects differences in overall body size, but also the extent to which babies have traded off liver growth to protect brain growth. Remarkably, the girth of the stomach of newborn babies has been found to predict their blood cholesterol levels sixty and more years later. The greater the girth, the lower the cholesterol. We have become accustomed to the idea that high blood cholesterol, and the increased risk of heart disease linked to it, is evidence of an unhealthy diet. The truth may be that it is evidence of poor liver growth in the womb. In animals it is easy to change the activities of the liver permanently by altering the mother’s diet in pregnancy. This happens because undernutrition changes the balance of the liver’s specialist cells.

CIRI-CIRI BAYI BARU LAHIR NORMAL

Pengertian bayi baru lahir normal adalah  adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu, memiliki berat lahir 2500 gram hingga 4000 gram, ketika lahir langsung menangis dan tidak memiliki kelainan congenital (cacat bawaan). 

Ciri-ciri Bayi Baru Lahir Normal
Seorang bayi baru lahir dikatakan normal apabila memiliki ciri-ciri berikut:
  • Bayi baru lahir normal memiliki berat badan 2,5 – 4 Kg
  • Panjang badan 48 – 52 cm
  • Lingkar dada 30 – 38 cm
  • Lingkar kepala 33 – 35 cm
  • Frekuensi jantung 120 – 160 kali/menit
  • Pernafasan ± – 60 40 kali/menit
  • Kulit bayi baru lahir terlihat kemerahan dan licin karena jaringan sub kutan cukup
  • Rambut lanugo tidak terlihat, rambut kepala biasanya telah sempurna
  • Kuku agak panjang dan lemas
  • Genitalia; untuk perempuan labia mayora sudah menutupi labia minora dan untuk laki-laki testis sudah turun, skrotum sudah ada
  • Reflek hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik
  • Reflek morrow atau gerak memeluk bila dikagetkan sudah baik
  • Reflek graps atau menggenggam sudah baik
  • memiliki eliminasi yang baik, mekonium untuk bayi baru lahir akan keluar dalam 24 jam pertama, mekonium berwarna hitam kecoklatan
Penyebab Bayi Baru Lahir Lebih Besar Atau kecil dari Normal

Ada beberapa penyebab mengapa bayi baru lahir lebih besar dari normal yaitu:

Ibu memiliki kelebihan berat badan
Ibu menderita diabetes
bayi dengan kelainan jantung
faktor keturunan

Sedangkan penyebab dari bayi baru lahir lebih kecil dari normal adalah :

ibu memakai obat,alkohol atau merokok selama kehamilan
Ibu dengan konsumsi gizi yang buruk selama kehamilan
bayi mengalami infeksi selama dalam kandungan
bayi memiliki kelainan kromosom
Ibu yang tidak melakukan perawatan kehamilan dengan baik

PAHAMI KEHAMILAN RESTI (Resiko Tinggi)


Tidak semua kehamilan dapat digolongkan dengan kehamilan normal. Beberapa kehamilan memang memerlukan pengawasan dan konseling yang bersifat khusus. Apabila sejak awal kehamilan ibu tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan, maka dokter maupun bidan tidak mampu melakukan deteksi dini kelainan ataupun komplikasi yang kemungkinan ditimbulkan dari kehamilan ini. Faktor resiko tinggi maupun kelainan yang terdapat baik pada ibu maupun janin akan memberikan dampak bagi proses persalinan maupun berlangsungnya kehamilan. Untuk diperlukan tambahan wawasan bagi ibu hamil untuk mengetahui apakah ibu tergolong resiko tinggi ataupun tidak. Ibu yang termasuk dalam kehamilan resiko tinggi: 

  1. Ibu hamil dengan umur kurang dari 20 tahun 
  2. Hamil dengan umur lebih dari 35 tahun 
  3. Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145cm 
  4. Ibu dengan berat badan kurang dari 45 kg 
  5. Ibu dengan jarak umur anak terakhir dengan kehamilan ini kurang dari 2 tahun 6. Ibu dengan jumlah anak lebih dari 4 
 Berikut akan dijelaskan kenapa hal-hal di atas merupakan resiko tinggi bagi ibu hamil:

1. Umur ibu kurang dari 20 tahun
Bagi ibu hamil dengan umur yang kurang dari 20 tahun bukan berarti ibu termasuk tidak normal melainkan ibu tergolong dengan resiko tinggi. Hamil pada usia remaja tentu akan berdampak besar bagi masa depan ibu. Organ reproduksi remaja belum matang untuk menerima kehamilan. Dari kesiapan psikologis untuk menjalani hidup berumah tangga juga akan berpengaruh bagi ibu muda. Memang ada kemungkinan ibu untuk melahirkan secara normal, namun untuk kehamilan ibu sendiri harus dalam pengawasan. Resiko yang kemungkinan dialami yaitu perdarahan pasca persalinan, pre-eklamsi sampai terjadinya eklamsi, bayi beresiko mengalami kecacatan kongenital. Resiko yang kemungkinan dialami adalah terjadinya kanker serviks atau kanker leher rahim dimana yang menjadi faktor predisposisinya yaitu kontak seksual pertama kali di usia muda.  
 
2. Hamil dengan umur diatas 35 tahun 
Beberapa wanita hamil di atas umur 35 tahun. Perlu dipahami bahwa semakin tua umur wanita maka kualitas sel telur yang dihasilkan juga semakin menurun, sehingga resiko melahirkan bayi dengan kelainan/ cacat sangat besar terjadi. Selain itu masih ada beberapa resiko lain yang kemungkinan bisa ditimbulkan seperti kehamilan kembar, menderita diabetes gestasional sehingga bayi yang dilahirkan memiliki berat badan besar, tekanan darah tinggi, resiko bayi yang dilahirkan dengan kelainan kromosom (sindrom down) dan besar kemungkinan terjadinya keguguran di awal kehamilan. 
 
3. Tinggi badan ibu kurang dari 145 cm 
 Tinggi badan seseorang mempengaruhi bentuk panggul seseorang. Tinggi badan yang kurang dari 145 cm beresiko terjadinya panggul sempit.Panggul yang merupakan jalan lahir bagi bayi. Bayi dapat lahir dengan lancar apabila jalan yang dilaluinya tidak ada hambatan. Apabila jalan untuk lahir sempit dan tidak sesuai dengan ukuran bayi, maka dapat di pastikan bayi tidak bisa dilahirkan secara normal. Namun, tidak semua ibu hamil dengan tinggi kurang dari 145cm diharuskan untuk operasi caesar. Semua tergantung dari kesesuaian antara bentuk panggul dengan besar bayi. 
 
4. Berat badan ibu kurang dari 45 kg 
Saat dimulainya kehamilan ibu memiliki berat badan kurang dari 45kg, sebaiknya ibu harus melakukan tindakan untuk meningkatkan berat badan ibu dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan frekuensi makan ditingkatkan. Berat badan yang rendah (< 45 kg) akan sangat berpengaruh terhadap asupan nutrisi ke janin. Selain itu fungsi plasenta juga bisa mnegalami penurunan fungsi akibat dari transport nutrisi yang tidak adekuat. Resiko lain yang mungkin ditimbulkan adalah bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
 
5. Jarak anak terakhir dengan kehamilan sekarang kurang dari 2 tahhun 
 Alat reproduksi memerlukan waktu untuk dapat berfungsi dengan sempurna. Waktu yang diperlukan untuk masa pemulihan ini minimal 2 tahun. Beberapa penelitian menyatakan bahwa resiko untuk melahirkan dengan jarak kurang dari 2 tahun itu besar. Ibu beresiko 3 kali lebih besar melahirkan bayi dengan gangguan perkembangan. Pada studi yang dilakukan oleh Dr Keely Cheslack Postava dari Colombia University menyatakan bahwa ibu dengan jarak kehamilan terlalu dekat semakin meningkatkan resiko bayi lahir dengan autisme. 
 
6. Jumlah anak lebih dari 4 
 Jumlah anak yang terlalu banyak tentu akan berhubungan dengan sistem alat reproduksi. Banyak komplikasi yang bisa ditimbulkan dengan seringnya melahirkan. Komplikasi bisa terjadi baik selama kehamilan maupun saat persalinan. Komplikasi selama kehamilan yaitu terjadinya perdarahan antepartum, terlepasnya sebagian atau seluruh bagian plasenta yang bisa menimbulkan kematian janin, tertutupnya jalan lahir oleh plasenta sehingga perlu pemeriksaan dan penanganan dari dokter spesialis kandungan anda. 
 

Sabtu, 31 Agustus 2013

Acuan Konsumsi Jus Buah untuk Anak

Umumnya berbagai jenis jus jeruk sitrus mengandung vitamin C,  namun banyak juga yang merupakan sumber kalium, folat, dan beta karoten, sebuah antioksidan yang penting. Sebagian jus dan minuman jus juga diperkaya dengan kalsium dan vitamin D pembangun tulang, sehingga mengonsumsi minuman-minuman ini berarti memberikan zat-zat gizi tambahan yang dibutuhkan anak-anak.
2005 U.S. Dietary Guidelines for Americans (Pedoman Pola Konsumsi 2005 untuk Warga Amerika) menganjurkan agar anak-anak mengonsumsi 5 hingga 9 sajian buah dan sayur setiap hari. Jus buah 100% dapat membantu memenuhi hal ini, sepanjang sebagian besar sajian buah dan sayurnya berasal dari pangan utuh demi memastikan asupan serat yang cukup.
Cobalah menambahkan sedikit keceriaan dengan menyajikan jus dengan cara yang unik dan menarik. Campur jus buah dengan yoghurt, es, dan buah segar untuk membuat smoothie cepat saji yang bisa diteguk sambil jalan. Atau manfaatkan jus sayur dalam sup atau kaserol.
Pedoman dari American Academy of Pediatrics (AAP – Akademi Pediatri Amerika)
American Academy of Pediatrics(AAP – Akademi Pediatri Amerika) mengakui bahwa vitamin C dan flavonoid di dalam jus dapat memberi manfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang. Untuk membantu para orang tua mengelola asupan jus anak, AAP telah menerbitkan rekomendasi sebagai berikut:
  • Hindari memberikan jus buah kepada bayi berusia kurang dari 6 bulan.
  • Hindari menyajikan jus kepada bayi yang lebih besar namun kurang dari tiga tahun dengan botol atau cangkir yang membuat ia mudah mengonsumsi jus sepanjang hari.
  • Hindari memberikan jus buah menjelang waktu tidur.
  • Untuk anak berumur 1 hingga 6 tahun, berikan batasi konsumsi jus buah sebanyak 120-180 ml (4-6 fl. oz.) per hari.
  • Untuk anak berumur 7 hingga 18 tahun, berikan batasi konsumsi jus buah sebanyak 240-360 ml (8-12 fl. oz.) per hari.
  • Anjurkan Dorong anak agar mengonsumsi buah utuh.
  • Jangan biarkan anak meminum jus yang tidak diterpasteurisasi.

Fashion ala ied





Ibu Hamil Makan "Junk Food", Anak Berperilaku Buruk

KOMPAS.com — Studi menemukan adanya hubungan antara makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil dan perilaku anak di kemudian hari. Jika bumil sering makan junk food, kecenderungannya anak akan berperilaku buruk, selain meningkatkan risiko kecemasan dan depresi pada anak-anak.

Sebanyak 23.000 ibu dan anak terlibat dalam penelitian yang masih berlangsung ini, yang diadakan oleh Deakin University di Melbourne, Australia, bekerja sama dengan peneliti Norwegia.

Studi ini menunjukkan, ibu hamil yang menjalani diet tak sehat berisiko melahirkan anak yang
mengalami masalah perilaku. Dengan kata lain, asupan nutrisi ibu hamil menentukan kesehatan mental dan fisik anak di kemudian hari.

Anak-anak yang sering mengonsumsi junk food juga berisiko mengalami peningkatan gejala depresi dan kecemasan, serta lebih agresif dan mudah mengalami tantrum.

Associate Professor Felice Jacka, salah satu peneliti, mengatakan, "Asupan nutrisi pada tahap awal kehidupan, termasuk pada janin, berkaitan dengan kesehatan fisik anak di kemudian hari, seperti risiko terkena penyakit jantung atau diabetes."

Studi ini merupakan yang pertama menyebutkan bahwa diet juga penting untuk kesehatan mental. "Kini semakin jelas bahwa diet berdampak pada kesehatan mental untuk semua tingkat usia," tambahnya.

Studi ini meneliti diet pada ibu hamil dan anak-anak di usia 18 bulan, juga tiga tahun. Gejala depresi, kecemasan, kelainan, dan ADHD pada anak juga diukur sejak usia 18 bulan, serta tiga dan lima tahun.

Faktor sosial ekonomi dan kesehatan mental orangtua tidak diperhitungkan dalam penelitian ini. Sebab, fokus utamanya adalah hubungan antara diet dan kesehatan mental.

Menurut Profesor Jacka, isu kesehatan mental dan fisik yang disebabkan oleh asupan junk food ini perlu mendapatkan perhatian, juga tindakan tegas dari pemerintah.

"Penting bagi pemerintah di mana pun untuk mencermati kembali kebijakannya terkait makanan. Makanan yang mengandung kalori tinggi, nutrisi rendah, pada makanan yang diproses berdampak pada peningkatan obesitas dan penyakit lain. Harus ada ketegasan terkait marketing dan ketersediaan makanan tak sehat yang beredar di masyarakat," saran Profesor Jacka.

TIPS CANTIK SESUAI ZODIAK



Tidak hanya kepribadian yang bisa dijelaskan oleh zodiak, ternyata untuk tampil menawan, zodiak bisa membantu lho, Ladies. Ini dia tips kecantikan bagi 12 zodiak agar pesona pribadi Anda makin terpancar.
 1. Aquarius
Wanita Aquarius senang menjaga kecantikan alaminya. Mereka tidak akan cerewet masalah kecantikan, selain itu mereka sering bereksperimen dengan penampilannya. Jangan ragu menambahkan sentuhan girly dan colorful untuk wajah cantik Anda.
2. Pisces
Wanita Pisces dianjurkan untuk menggunakan kreatifitas mereka menggunakan warna-warna cerah pada make up dan bisa juga memberi warna untuk memperindah rambut. Lakukan pedicure karena kecantikan Anda berhubungan dengan kaki.
3. Aries
Wanita Aries memiliki wajah yang cantik natural dan untuk memperoleh kecantikan yang ideal, cari potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah Anda. Make up yang simpel dan alami lebih cocok bagi Anda. Karena lahir di bawah unsur api, Aries akan lebih hot menggunakan pakaian warna merah dan orange.
4. Taurus
Wanita Taurus memiliki tampilan terbaiknya dalam warna-warna netral. Warna copper dan tan untuk mata dan peach untuk pipi Anda. Wanita Taurus yang diberkahi kulit yang cantik karena mereka berhubungan dengan Venus, planet kecantikan.
ini gadis taurus..:):):D
5. Gemini
Bila Anda memiliki bintang Gemini, pesona Anda lebih banyak pada aroma parfum yang Anda sukai. Sebagai kepribadian dengan dua sisi, menggabungkan dua jenis make up yakni gelap dan terang sangat dianjurkan. Selain itu gemini memiliki lengan dan bahu yang bagus, jadi tidak ada salahnya menonjolkan kecantikan di bagian tersebut.
6. Cancer
Cancer sudah terkenal memiliki tubuh yang bagus. Menggunakan pakaian yang fit atau dress yang seksi akan menonjolkan penampilan Anda. Pelembab dengan sedikit shimmering juga bisa menunjukkan aksen kewanitaan Anda.
7. Leo
Leo memiliki simbol kecantikan pada rambut mereka. Mainkan pesona rambut Anda dengan perawatan teratur dan potongan rambut yang menggoda. Selebritis Leo yang memiliki potongan rambut yang hot adalah Jennifer Lopez.
8. Virgo
Pesona kecantikan yang lugu dari Virgo membuat Anda dianjurkan untuk membiarkan pesona alami Anda muncul. Jangan berlebihan menggunakan concealer ataupun foundation. Pancarkan pesona Anda seperti seorang Beyonce yang punya sisi tegas dan berani dalam dirinya.
9. Libra
Keberuntungan dari Libra adalah memiliki wajah yang nampak lebih muda dari usia mereka sebenarnya. Jadi perhatikan dandanan Anda, Berikan sentuhan warna pada mata cantik Anda dan biarkan orang menduga-duga berapa usia Anda yang sebenarnya.
10. Scorpio
Scorpio memiliki pesona tubuh yang bagus, jadi melakukan sedikit latihan akan membuat Anda tampak mempesona. Anda memiliki pribadi yang misterius, dandanan smokey eyes atau cat eyes sangat cocok untuk pribadi Anda.
11. Sagitarius
Sagitarius adalah sosok yang mempesona. Menggunakan pakaian dengan warna yang cerah dan dazzling bisa semakin menunjukkan kecantikan Anda. Tampilkan keberanian Anda dalam berdandan dan hindari make up netral.
12. Capricorn
Capricorn menunjukkan keanggunan dan sangat direkomendasikan bagi Anda untuk mencoba teknik baru dalam menggunakan warna make up. Pesona Anda muncul saat menggunakan sepatu. Jadi, berkreasilah dengan model dan warna sepatu Anda.
Boleh percaya boleh tidak sih. Namun tidak ada salahnya mencoba tips kecantikan di atas agar pesona Anda lebih terpancar. Show your charm, Ladies.